BERITA PROPERTI
Informasi Terkini Seputar Bisnis Properti
11 Tips Dan Trick Dalam memilih DEVELOPER Dari Panangian School Of Property Agar Tidak Tertipu Oleh Developer

MEMILIH DEVELOPER yang kredibel memang susah-susah gampang, karena sampai sekarang kita belum memiliki semacam pengkategorian developer dan proyek-proyek. Padahal,kredibilitas dan reputasi developer paling menentukan keamanan kita membeli rumah inden, karena yang kita beli masih berupa gambar imajiner ,tapi, 11 indikator berikut ini bisa membantu kita menemukan developer yang secara relatif cukup kredibel dan tidak akan menciderai janjinya kepada konsumen.

Pertama, legalitas proyek lengkap, mulai dari master plan dan site plan yang sudah disahkan oleh pemda setempat, izin lokasi/SIPPT,sertifikat induk atas nama developer,IMB, sampai analisa mengenai dampak lingkungan untuk proyek-proyek tertentu. Dalam praktek nya sering developer belum mendapat ijin lokasi/SIPPT, atau sertifikat tanahnya belum di ubah atas nama developer, tapi mereka sudah melansir proyek nya sehingga setelah konsumen terlanjur membayar DP proyek nya malah bermasalah. Jadi jangan ragu menanyakan legalitas proyek.

Kedua, cek reputasi pengembang, anda bisa menanyakan kepada teman,kerabat,informasi koran,pameran,dll. Anda juga bisa mencari tahu dan melihat langsung proyek-proyek yang pernah dibuat dan bagaimana kualitasnya dan kondisi setelah di huni untuk anda jadikan referensi. Brosur dari pengembang yang di berikan jangan terlalu dipercaya karena, apa yang tercantum dalam brosur belum tentu masuk dalam perjanjian tertulis.

Ketiga, lihat apakah pengembang sudah menjalin kerjasama dengan perbankan. Karena ini salah satu indikator reputasi pengembang. Bank tidak akan kerjasama dengan pengembang dengan reputasi yang jelek. Karena sebelum meneken kerjasama dengan pengembang bank akan meneliti terlebih dahulu track record dan juga termasuk legalitas, status tanah, serta penyediaan fasum fasos.

Keempat, lihat apakah pengembang sudah meneken kontrak dengan kontraktor dan sudah memiliki rumah contoh. Pengadaan rumah contoh menunjukan komitmen pengembang membangun rumahnya, karena pendirian rumah contoh harus memiliki IMB.

Kelima, Draft PPJB yang disodorkan pengembang cukup fair, kalau draft PPJB-nya proporsional dan tidak berat sebelah, berarti developer cukup bereputasi.

Keenam, di PPJB mencantumkan secara tegas dan jelas spesifikasi bangunan dan material yang akan dipakai, yang diterangkan tidak hanya denah lay out dan tampak muka rumah. Developer yang berani mencantumkan spesifikasi detail itu dalam PPJB pasti developer yang cukup kredibel.

Ketujuh, tingkat hunian perumahan yang sudah pernah dikembangkan sebelumnya dan fasilitasnya cukup baik. Dan lihat komitmen dan keseriusan developer mengembangkan hunian yang layak untuk konsumen. Ingat kita membeli rumah untuk dihuni bukan untuk investasi.

Kedelapan, lihat konsep pengembangan perumahan yang ramah lingkungan. Ini juga bisa menunjukkan komitmen developer terhadap pengembangan proyeknya. Dengan konsep yang lebih ramah lingkungan, pengembang benar-benar ingin menghadirkan hunian yang layak bagi konsumen.

Kesembilan, developer melibatkan partisipasi konsumen dalam menentukan desain rumah,beberapa pengembang melibatkan partisipasi konsumen untuk menentukan desain rumah dan penataan lingkungan. Ini juga bisa menjadi salah satu indikator untuk melihat kredibilitas pengembang. Karena pengembang yang melibatkan konsumen adalah pengembang yang serius ingin membangun kawasan hunian, bukan sekedar jajaran properti mati

Kesepuluh,  lihat apakah perusahaan pengembang sudah go public atau belum. Ini bisa menjadi indikator kredibilitas pengembang kendati tidak 100% menjamin. Karena perusahaan yang sudah go public cenderung akan lebih menjaga reputasinya.

Kesebelas, lihat ke aktifan pengembang di organisasi. Perusahaan developer yang terdaftar sebagai anggota asosiasi terkait seperti asosiasi pengembang dan pemukiman seluruh indonesia (APERSI) dan persatuan real estat indonesia (REI), akan lebih menjaga diri dari kemungkinan berbuat tercela ketimbang yang tidak menjadi anggota asosiasi apapun.

 

Nah itu dia Tips dan Trik dalam memilih developer agar tidak tertipu developer nakal. Nantikan tips dan trik seputar properti lainnya di Panangian School Of Property.

 

Sumber : Buku Tips Dan Trik Beli Rumah Dan Apartemen Oleh Dr. Ir. Panangian Simanungkalit M.sc 

 

Baca Juga :

Pemprov DKI Membuat Sistem BPHTB Terhutang Untuk Ringankan Biaya Pembuatan Sertifikat Tanah

Dalam 1 Tahun Kenaikan Harga Rumah Di Jabodetabek Meningkat Hingga 27%, Ini Alasanya

Pertumbuhan Harga Tanah di Jakarta Timur Mengalami Lonjakan Pertumbuhan Tertinggi, ini Alasannya