BERITA PROPERTI
Informasi Terkini Seputar Bisnis Properti
5 Tips Dan Trik Dalam Memilih Investasi Lahan Kosong

 

 

Investasi lahan kosong dengan membeli lahan kosong (tanpa ada bangunan di atasnya) dengan maksud menjualnya kembali saat harganya naik adalah investasi yang cerdas. Tanah menjadi salah satu objek investasi begitu populer untuk dimiliki. Banyak orang memilih jenis investasi properti jenis ini karena nilainya yang terus meningkat.

Pertumbuhan properti yang terus meningkat pesat akan membuat tanah perlahan mengalami kelangkaan pasokan. Permintaan tanah pun akan terus meningkat dibandingkan ketersediaan-ketersediaan yang ada.

 

Berikut adalah beberapa tips dan trik dalam memilih investasi lahan kosong :

 

1. Periksa Legalitas Tanah

Faktor yang sangat vital dalam membeli tanah adalah legalitas. Legalitas lahan kosong yang Anda beli harus free, clean, and clear. Yang dimaksud dengan free adalah lahan tersebut bebas sengketa. Legalitas kepemilikan tanah harus dibuktikan dengan sertifikat yang tertera atas nama pemilik.

Mintalah bantuan notaris setempat untuk mengecek aspek legalitas tanah tersebut. Clean adalah tanah tersebut sedang tidak berpenghuni atau digunakan untuk kegiatan lain, atau tidak diduduki oleh orang-orang yang tidak berhak. Sementara clear adalah ukuran tanah tersebut tepat, seperti yang tertera di sertifikat, serta cocok batas-batasnya.

 

2. Amankan Lokasi

Apabila Anda telah membeli sebidang tanah, tetapi tidak langsung dikembangkan, maka Anda harus memagari batas-batas tanah tersebut. Ini untuk mengantisipasi okupansi atau penyerobotan oleh pihak lain. Karena suatu saat akan merepotkan dan merugikan Anda.

 

3. Pilih Kawasan Yang Prospektif

Lahan kosong tidak dapat menghasilkan income. Kecuali jika lahan tersebut berada di lokasi yang sangat strategis, seperti di hook atau di tepi jalan raya. Tanah-tanah di lokasi yang sangat strategis seluas di bawah satu hektar di tengah kota yang padat, umumnya bisa disewakan. Lahan lokasi seperti ini bisa disewakan sebagai kafe,  pompa bensin dan lain sebagainya.

Jika lahan Anda berukuran luas (sekitar 2-3 hektar), lahan tersebut dapat dijadikan sebagai lahan parkir, pool taksi dan lain-lain. Pemilihan lokasi yang tepat adalah faktor utama dalam membeli sebidang tanah untuk investasi. Tujuannya agar tanah tersebut dapat menghasilkan nilai tambah yang tinggi bila diatasnya dibangun rumah, ruko, atau produk properti lainnya.

 

4. Pilih Lokasi Tanah Yang Prospektif

Tanah-tanah di jalan-jalan utama pusat kota yang membentang menuju lingkungan perumahan mewah, biasanya akan berkembang sebagai koridor “kawasan bisnis”. Pertumbuhan harganya konstan dalam jangka panjang, umumnya. Penggunaan tanah di bawah ini sangat optimal.

Lokasi tanah yang strategis bisa jadi terletak di persimpangan jalan-jalan utama dalam suatu kota. Kawasan yang semula diperuntukkan untuk hunian cepat atau lambat menjadi kawasan bisnis. Sebagian besar kota berasal dari lokasi di persimpangan jalan raya.

Jalan-jalan yang menghubungkan tanah-tanah di dalam kota dengan tanah di luar batas kota. Pembangunan jalan-jalan baru dari tengah kota ke luar batas kota (innercity) selalu membuka peluang pertumbuhan kawasan-kawasan bisnis baru yang berkembang pesat, disertai dengan munculnya pusat-pusat pertumbuhan baru (growth center).

Tanah-tanah di jalan utama dari kawasan bisnis teraktif menuju ke kawasan perumahan berkelas atas umumnya akan menjadi kawasan retail sepuluh tahun ke depan. Ini sangat sering terjadi sehingga dapat berlaku sebagai pedoman. Amati kota Anda, coba prediksi dimana lokasi-lokasi potensial untuk prospek pembangunan shopping center untuk tiga, lima, atau sepuluh tahun kemudian.

Umumnya setelah suatu wilayah berada dalam pusat kota tertentu berkembang menjadi pusat kawasan bisnis baru dalam beberapa tahun ke depan. Maka lokasi tanah di kawasan seperti itu akan sangat prospektif.

Tanah-tanah di jalan utama yang membentang dari jantung kota yang berkembang ke wilayah perumahan disekelilingnya, selalu menawarkan peluang investasi properti.Pilihlah jalan yang menghubungkan kawasan bisnis utama dari jantung kota itu ke kawasan perumahan mewah.

Kemudian belilah tanah di jalan utama yang menghubungkan kedua kawasan itu. Ini merupakan investasi properti terbaik dan paling menguntungkan. Harga tanah itu akan stabil selama jangka waktu tertentu, tetapi nilainya dipastikan akan naik.

 

5. Periksa Peruntukan Tanah Dan Amati Tren Perubahannya

Peruntukan lokasi sebidang tanah harus sesuai dengan rencana tata kota pada wilayah tersebut. Optimalisasi pemanfaatan penggunaan tanah yang dicerminkan oleh KLB (Koefisien Lantai Bangunan) dan KDB (Koefisien Dasar Bangunan) di lokasi tersebut, perlu diketahui sebelum membeli.

Hindari membeli tanah yang akan digunakan untuk pembangunan kepentingan umum atau fasilitas umum atau sosial yang akan dibangun oleh pemerintah setempat di kawasan investasi anda, maka akan semakin berkembang kawasan itu. Artinya semakin prospektif juga lokasi lahan anda di kawasan itu.

 

Nah itu dia tips dan trik dalam memilih investasi lahan kosong dari Buku Panangian Simanungkalit “Menjadi Kaya Melalui Property” Panangian School Of Property semoga bermanfaat untuk kalian yang ingin berinvestasi di lahan kosong.