BERITA PROPERTI
Informasi Terkini Seputar Bisnis Properti
6 Ciri-Ciri Agen Properti Yang Perlu Dihindari Sehingga Tidak Menyesal Kemudian

 

Sebagian orang menganggap agen properti sebagai makelar yang mau meraup keuntungan besar saja. Padahal, itu tidak sepenuhnya benar dikarenakan banyak agen yang profesional dalam menangani kebutuhan pencari properti.

untuk mencari agen yang profesional ini, ada beberapa hal yang semestinya dikoreksi kita selaku konsumen. Maksudnya adalah bagaimana kita bisa menyeleksi agen secara tepat, demi menemukan pihak ketiga yang bisa memberi solusi sekaligus hasil dalam pencarian properti.

Menjual properti memang bukan hal mudah. Jika menjual hanya mengandalkan tulisan di pagar rumah atau hanya dari mulut  ke mulut, maka properti yang akan dijual akan sulit untuk terjual. Mengatasi hal ini, tak jarang orang memilih agen properti untuk membantu dalam proses penjualan.

Agen properti bisa bersifat independen namun juga ada yang berada langsung di bawah perusahaan agen properti. keduanya ini bisa membantu setiap penjual rumah.

Agen-agen properti dinilai memiliki jaringan yang luas di bidang properti, sehingga potensi lakunya sebuah properti dijual akan terasa semakin besar. Dan juga agen properti lebih mengerti tentang cara pemasaran dan penjualan yang benar.

Namun, ada juga agen-agen properti nakal yang perlu dihindari. Beberapa dari mereka, banyak memberikan janji-janji manis yang menggiurkan penjual properti dan belum tentu kebenrannya. Apa saja ciri-ciri agen properti tersebut?

1. Agen properti yang populer

Agen properti yang populer tentu saja banyak diminati oleh penjual properti. Semakin populer mereka, maka akan semakin banyak proyek penjualan properti yang mereka tangani. Namun jika anda memilih agen-agen seperti ini, maka kemungkinan besar properti anda dialihkan kepada para asistennya.

2. Mendikte harga dan tidak memberikan gambaran yang jelas

Agen yang baik tentu akan memberikan banyak gambaran tentang harga penjualan properti dan bukannya mendikte harga. Pada saat Anda sudah merasa bahwa ia terlalu mendikte harga penjualan properti, berarti Anda perlu mencari agen lainnya karena sistem seperti ini akan membuat properti Anda lama terjual.

3. Seorang agen bilang telah menemukan seorang pembeli untuk rumah Anda

Baik melalui surat atau telepon, kalimat ini merupakan strategi yang umum disampaikan agen properti untuk menarik perhatian Anda.

Jangan dulu terlalu senangi, karena jika seorang agen benar-benar telah mendapatkan pembeli  rumah Anda, dia pasti akan datang dengan membawa penawaran bukan sekadar teks semata.

Jika hal itu tidak dilakukan, maka kemungkinan besar kalimat yang ucapkan hanya omong kosong saja. Padahal yang Anda butuhkan adalah seorang agen properti yang mampu untuk memasarkan rumah Anda, dengan harga pasaran yang tepat dan kompetitif dan berhasil menjualnya.

4. Seorang agen yang mengatakan properti ini yang tepat untuk Anda – tetapi mungkin ini tidak bertahan lama

Agen properti yang kredibel bukanlah mereka yang berhasil menjual rumah saja, tetapi mereka yang kompeten membantu calon pembeli untuk menemukan properti terbaik dengan harga terjangkau.

Jadi, jika Anda merasa ditekan oleh agen Anda untuk membeli sebuah rumah tertentu, bisa jadi ada yang tidak beres dengannya.

Kebanyakan agen properti memang hidup dari komisi penjualan, jadi semakin cepat mereka berhasil menjual properti, maka semakin cepat pula mereka mendapatkan uang.

Ditambah lagi, banyak agen juga bekerja sebagai double agent yang merepresentasikan baik penjual dan pembeli, jadi ia meraup komisi dari kedua belah pihak. agen seperti inilah yang perlu Anda waspadai.

5. Seorang agen yang berjanji membeli properti

Bagaimana jadi nya bila properti anda tidak kunjung terjual?. Apa ada agen properti yang akan membelinya? Jika agen tersebut menjanjikan hal tersebut, maka jangan langsung setuju. Karena ini adalah salah satu cara yang kerap digunakan untuk merayu Anda dan mempercayakan properti Anda kepadanya.

6. Agen yang abaikan Semua Janji-Janji

Dengan semua janji-janji yang telah dijabarkan di atas, bagaimana Anda dapat memilih agen properti terpercaya? Caranya adalah dengan mengabaikan semua janji yang pernah disampaikannya kepada Anda.

Lalu lakukan riset, tanya sejumlah kenalan untuk rekomendasi agen terbaik, perkecil pilihan Anda, dan lakukanlah wawancara singkat dengan kandidat potensial yang telah Anda pilih untuk meyakinkan Anda. Dengan begitu, Anda akan mendapat hasil yang optimal dari masalah properti Anda.

 

Nah itu dia ciri-ciri agen properti yang perlu dihindari nantikan tips dan trik dari Panangian School Of Property lainnya.

 

Sumber Gambar : Google

 

Baca Juga :

BTN Akan Luncurkan KPR Mikro Tahun 2017 Guna Membantu Mengurangi Tingkat Kekurangan Rumah

Harapan Pengembang Kandas Di Karenakan Pasar Properti Di Indonesia Baru Pulih Pada Semester II Tahun 2017, Ini Alasannya