BERITA PROPERTI
Informasi Terkini Seputar Bisnis Properti
Berkat Akses Baru, Properti di Timur Jakarta Paling Menggeliat

meski pembangunan properti di setiap daerah tidak seagresif  biasanya akibat tekanan krisis ekonomi, ada satu wilayah yang justru tumbuh pesat, yakni kawasan timur jakarta,

kawasan itu meliputi cawang (jakarta timur) hingga bekasi timur.

Pertumbuhan itu didorong oleh pembangunan jalur transportasi massal Light Rail Transit (LRT) yang menghubungkan kedua wilayah itu. Selain jalur itu, LRT juga dibangun dari Cawang hingga Cibubur. Menurut rencana, LRT tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada Maret 2019.

Harga properti di sekitar jalur LRT itu tumbuh karena muncul akses baru yang membuat orang lebih mudah menjangkaunya. “Properti itu kan intinya lokasi, lokasi, lokasi. Jadi, kalau ada akses baru di lokasi yang lama, maka akan terjadi perubahan di lokasi lama itu,” ungkap pakar properti nasional Panangian Simanungkalit belum lama ini.

Ia menjelaskan bahwa semakin dekat satu lokasi itu ke akses baru pasti akan semakin kompetitif harganya. “Investor pun akan berbondong-bondong masuk ke kawasan itu untuk berinvestasi karena aksesnya semakin mudah. Itu sebabnya, wajar jika di sepanjang lintasan LRT akan berkembang lokasi-lokasi baru di kawasan lama,” katanya.

Menggeliatnya kawasan timur Jakarta juga dipengaruhi oleh pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung. Wilayah yang dilewati lintasan kereta cepat itu jelas akan tumbuh pesat. Apalagi empat daerah, yakni Halim, Karawang, Walini, dan Tegalluar (Bandung), yang menjadi stasiun kereta cepat tersebut akan menjadi sentra ekonomi baru.

Panangian mencontohkan bagaimana daerah-daerah yang menjadi transit kereta cepat dari Prefektur Osaka ke Tokyo, seperti Kyoto, Nagoya, dan Yokohama, di Jepang. “Karena menjadi transit, daerah-daerah itu muncul central business district [CBD] baru, tapi kecil. Istilahnya Transit Oriented Development. Itu bisa menyatukan berbagai kegiatan yang sangat besar seperti perumahan, hotel, pusat komersial, dan ritel,” jelasnya.

Transit Oriented Development itu belum ada di Indonesia, dan menurut Panangian, akan terjadi jika kereta cepat Jakarta-Bandung beroperasi. Sehingga akselerasi ekonomi akan semakin bagus karena di Jakarta dan sekitarnya dihubungkan dengan LRT, sedangkan Jakarta-Bandung dengan kereta cepat. Kehadiran dua transportasi massal itulah yang membuat properti di kawasan timur Jakarta paling menggeliat dibanding daerah lain belakangan ini.**

LRT jakarta