BERITA PROPERTI
Informasi Terkini Seputar Bisnis Properti
Dalam 1 Tahun Kenaikan Harga Rumah Di Jabodetabek Meningkat Hingga 27%, Ini Alasanya

kenaikan harga pada rumah tapak sejak kuartal I di 2016 sampai pada akhir kuartal I di 2017 ini berada pada kisaran 27%. Sedangkan, pada kenaikan apartemen yang terjadi malah lebih tinggi mencapai hingga 31% untuk wilayah secara umum di Jabodetabek.

Business Intelligent Manager di Rumah123.com Hardi Saputra mengatakan, untuk rumah tapak kenaikan harga tertinggi ada di Bekasi naik hingga 71% lalu di susul oleh Tangerang hingga 62%.

Menurut Hardi Saputra, hal tersebut mengindikasikan bahwa perubahan fenomena yang terjadi dimana Bekasi sering dibully karena kota tertingal kini menjadi kawasan yang seksi. Sedangkan, untuk apartemen di Tangerang tertinggi atau naik hingga 72% menyusul Depok dengan kenaikan Hingga 50%.

Wilayah-wilayah penyangga pertumbuhannya lebih tinggi daripada yang berada di Jakarta. Di Jakarta sendiri kenaikannya hanya di bawah 30% dan malah daerah penyangga berada di atas 30%," jelas Hardi Saputra.

Dilihat dari data yang ada Pertumbuhan pada transaksi rumah tapak, telah tercatat pada kuartal I di 2017 ini terjadi kenaikan hingga 3% atau kurang lebih sebanyak 9.466 unit dari 9.166 unit yang telah terjual pada kuartal yang sama tahun pada lalu. Dan malah untuk apartemen sendiri telah mengalami kenaikan lebih tinggi yaitu sekitar 19% atau kurang lebih 1.062 unit dari 889 unit yang ada.

Menurut hardi Saputra, rendahnya transaksi penjualan yang terjadi di wilayah Jabodetabek dirasa wajar dikarenakan mengingat masih awal tahun dan belum banyak pengembang yang keluarkan produk baru mereka. Sejauh ini perusahaan pun telah mengamati profil para pembeli yang khususnya berada di kawasan jakarta. Hasilnya, pada 2016 lalu hanya 16,8% dengan generasi milenial atau dengan usia 20 sampai 30 tahun yang dikatakan sudah bisa membeli rumah.

Di tahun 2017 ini diprediksi juga akan menurun menjadi 13,28% dikarena oleh kenaikan beberapa harga hunian yang tidak seiring dengan kenaikan pendapatan generasi tersebut.

Tetapi dengan sejumlah skema kemudahan pembelian dan produk hunian yang tepat pada masyarakat milenial di tahun 2017 optimis penjualan akan meningkat dan masyarakat milenial dapat memiliki hunian.

 Menurutnya hardy saputra seiring prediksi pengamat dan juga sekaligus konsultan properti yang ada menyatakan bahwa kondisi industri akan lebih baik di tahun 2017. Hardy saputra pun melihat hal ini sebagai peluang yang tepat untuk mendorong masyarakat agar segera membeli rumah.

Nah itu dia alasan kenapa kenaikan harga rumah di jabodetabek meningkat hingga 27%. Nantikan berita seputar Properti lainnya dari Panangian School Of Property.

 

Sumber Gambar : Google

 

Baca Juga :

Pertumbuhan Harga Tanah di Jakarta Timur Mengalami Lonjakan Pertumbuhan Tertinggi, ini Alasannya

Ini Dia Tips Untuk Para Developer Untuk Bisa Merancang Konsep Hunian Unik

Properti Daerah Cibubur Diperkirakan Mengalami Ledakan Properti, Ini alasannya