BERITA PROPERTI
Informasi Terkini Seputar Bisnis Properti
Di Tahun 2017 BTN Optimistis Properti Kian Membaik Di Karenakan Banyak Faktor Yang Mendukung

 

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) optimistis industri properti pada 2017 kian membaik. Karena itu, bank pelat merah itu mendorong penciptaan pengembang baru guna meningkatkan pasokan rumah.

Di sisi lain, BTN juga memoles layanan Digital Banking untuk menggarap potensi besar sektor properti pada tahun depan. BTN selama ini dikenal sebagai bank yang fokus menggarap kredit bagi sektor perumahan.

Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara Tbk, Maryono mengatakan yakin, kalau sektor perumahan nasional pada 2017  akan terus meningkat dan membaik.

Menurut Maryono ada beberapa faktor penentu pertumbuhan di bisnis properti, seperti pembangunan infrastruktur yang akan terus tumbuh, tingkat suku bunga acuan yang cenderung turun, pertumbuhan ekonomi yang kian positif, bonus demografi, hingga.

Karenanya, Maryono optimis pihaknya akan berfokus pada penciptaan pengembang di sektor properti baru, serta memperbaiki layanan digital banking, untuk menggarap potensi besar sektor properti yang ada.

“karena masih banyak ruang bisnis yang bisa dikembangkan. Maka, BTN mendorong penciptaan dan pengembang baru di sisi supply, dan terus berinovasi dalam dunia digital banking untuk memenuhi demand yang ada,” ujar Maryono.

Maka di tahun 2017 ini, Pihaknya juga akan mengokohkan digital mortgage perseroan. “Dengan sistem ini, masyarakat akan bisa mengajukan KPR (kredit pemilikan rumah) secara online,”

Sementara itu Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil mengatakan, ada beberapa kendala dalam memenuhi kebutuhan rumah, dimulai dari tingginya harga tanah hingga keberadaan mafia tanah. Untuk mengatasi kendala harga, maka dari itu pihaknya berencana merealisasikan pembentukan bank tanah.”

nanti bank tanah ini institusi yang mengelola tanah di bawah Kementerian ATR/BPN, dan akan  beroperasi di tahun 2017 ini,” ujar Sofyan.

Bank tanah dapat mengambil tanah-tanah yang terbengkalai sehingga harga-harga tanah untuk perumahan dapat terkontrol. Rencananya, PP pembentukan bank tanah akan keluar sebelum Rancangan Undang-Undang (RUU) Pertanahan selesai dibahas di DPR.

CEO Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghada mendukung rencana pemerintah membentuk bank tanah. “Instrumen yang bisa mengendalikan harga tanah yang kian melonjak adalah bank tanah. Tanpa itu ya market nggak ada rambu-rambunya,” kata Ali.

selama ini, lonjakan harga tanah yang kian tinggi terjadi karena harga ditentukan oleh mekanisme pasar. Alhasil, ketika harga melonjak naik, pengembang pun menjadi kebingungan menjualnya. Padahal, masih sangat banyak yang membutuhkan rumah.

Nah itu dia alasan BTN optimistis properti kian membaik di 2017 nantikan berita seputar properti dari Panangian School Of Property lain nya. 

 

Sumber Gambar : Google

 

Baca Juga :

Pemerintah Di Harapkan Cabut HGU Jatuh Tempo Demi Keadilan Bersama, Ini Alasannya

Waktu Yang Pas Untuk Ajukan KPR Rumah Idaman Anda

Harapan Pengembang Kandas Di Karenakan Pasar Properti Di Indonesia Baru Pulih Pada Semester II Tahun 2017, Ini Alasannya