BERITA PROPERTI
Informasi Terkini Seputar Bisnis Properti
Mau Tinggal Di Apartemen? Perhatikan Biaya Ekstra Tinggal Di Apartemen Berikut Ini


Apartemen kini sudah mulai dilirik menjadi pilihan untuk tempat tinggal oleh kaum urban. Dikarenakan Selain lokasinya yang strategis dan mudah menjangkau pusat aktivitas sehari-hari, perawatan bangunannya juga terbilang lebih praktis ketimbang tinggal di rumah hunian. Namun, tahukah Anda bahwa ada beberapa pengeluaran bulanan yang harus dibayar setiap bulan?

Ya, berbeda dengan tinggal di rumah, hunian vertikal di kelilingi oleh fasilitas lengkap ini memerlukan biaya perawatan. Biaya ini tidak hanya berlaku untuk apartemen mewah saja, namun untuk apartemen menengah kebawahpun memerlukan biaya ini. Berikut ini beberapa jenis pengeluaran yang harus Anda persiapkan jika anda tinggal di apartemen.

Biaya Servis
Hampir semua apartemen mengenakan biaya servis untuk operasional gedung. Biaya ini mencakup perawatan taman, kebersihan, listrik lift, serta membayar gaji sekuriti dan pegawai. Besaran biaya servis berbeda-beda sesuai dengan luas unit dan jenis apartemennya. Semakin luas dan lengkap fasilitas apartemen yang Anda tempati otomatis biaya servisnya akan lebih besar.

Biaya servis biasanya ditarik per bulan, 3 bulan atau per tahun. Besarannya tergantung pada luas apartemen. Untuk apartemen tingkat menengah. Yang perlu diperhatikan, biaya servis ini akan mengalami kenaikan yang cukup signifikan setiap tahunnya.

Biaya Listrik
Pengeluaran yang cukup memangkas anggaran tinggal di apartemen adalah biaya listrik. Karena tagihan listrik rata-rata lebih mahal 20 persen sampai 30 persen dari pada di rumah hunian. Penyebabnya, tarif listrik di apartemen membutuhkan biaya tambahan untuk mengubah tegangan listrik menengah menjadi tegangan listrik rendah. Dan biaya mengubah tegangan ini akhirnya dibebankan ke penghuni apartemen.

Tapi, bagi mereka yang sudah lama tinggal di hunian vertikal, tarif tinggi ini tak jadi masalah. karena memang tinggal di apartemen biaya listriknya lebih tinggi. Namun banyak penguni apartemen tetap beranggapan bahwa tinggal di hunian vertikal jauh lebih hemat. Karena dari segi biaya, mungkin untuk orang yang aktifitasnya di tengah kota termasuk lebih irit. Bisa hemat bensin dan waktu.

Biaya Air
Hampir sama dengan tagihan listrik, tagihan air juga lebih tinggi ketimbang tinggal di rumah hunian. Namun selisih biaya ini tidak begitu tinggi Jadi tidak terlalu di permasalahkan oleh sebagian besar penghuni apartemen. Biasanya tagihan air yang harus dikeluarkan untuk penghuni apartemen tidak terlalu signifikan jauh dengan rumah hunian.

Biaya parkir
Peraturan mengenai biaya parkir relatif berbeda di setiap apartemen. Ada yang memberikan fasilitas parkir gratis untuk 1 mobil per unit apartemen, namun ada juga yang mematok tarif bulanan tertentu. Biasanya biaya ini akan di salurkan untuk keamanan dan perawatan lahan parkir.

Biaya Perpanjangan Hak Guna Bangunan
terakhir dan yang paling penting ini sering terlewatkan dari perhatian penghuni apartemen. Untuk itu sebaiknya bertanya kepada pihak developer atau pengelola gedung mengenai besaran biayanya agar bisa mempersiapkan dana.

Kebanyakan apartemen memiliki status kepemilikan Hak Guna Bangunan dengan masa kadaluarsa antara 25 hingga 30 tahun. Pada umumnya dua tahun sebelum masa HGB habis, pengelola akan menagihkan biaya ini kepada setiap penghuni unit apartemen.Besaran biayanya kira-kira 5 persen dari luas lahan di kalikan dengan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP).

Nah itu dia Biaya ekstra yang dikeluarkan untuk para pemilik apartemen.

Sumber Gambar : Google

 

Baca Juga :