BERITA PROPERTI
Informasi Terkini Seputar Bisnis Properti
Pada Tahun 2017 Penjualan Properti Ditargetkan Naik Hingga 30 Persen.

Pasar investasi properti Indonesia sepanjang tahun 2016 tidak menunjukkan perbaikan pada sektor properti menengah ke atas. Tetapi Pertumbuhan justru terjadi pada jenis properti dengan harga kurang dari Rp 500 juta. Hal ini diungkap Direktur Eksekutif Panangian School Of Property (PSP) Panangian Simanungkalit.

Pada kuartal awal tahun sampai kuartal akhir (Januari-November 2016) tidak bergerak naik karena daya beli masyarakat belum pulih total. Akan tetapi properti dengan kebutuhan kelas menengah ke bawah, seperti pada program sejuta rumah malah booming,” ungkapnya, seperti dilansir pada situs Kompas.com,

Bukan hanya terjadi pada program satu juta rumah, program pengembang dengan harga Rp 500 juta ke bawah tumbuh sangat pesat. Bahkan, apartemen dengan target pasar mahasiswa juga menjadi properti dengan pertumbuhan yang tinggi.

dibandingkan dengan harga properti di atas Rp 1 miliar, Panangian mengatakan, secara keseluruhan justru flat. Tidak naik dan juga tidak turun. Itu disebabkan rendahnya daya beli masyarakat banyak memengaruhi kondisi tersebut.

“Rumah menengah ke bawah meningkat dikarena pemerintah memberikan suku bunga yang rendah, dan penggalakkan program sejuta rumah, pelonggaran uang muka yang dampaknya secara maksimal baru terasa pada semester I tahun 2017,” imbuh panangian.

Sementara, Principal Ray White di Pantai Indah Kapuk Surya Wijaya mengatakan, penjualan pada kantor agen propertinya mengalami kenaikan. “untuk penjualan pada tahun ini lebih ke sektor unit rumah. Baik hunian primary ataupun secondary,” ujar Surya.

Salah satu faktor pemicu kenaikan penjualan properti adalah program amnesti pajak. Program ini memberikan dampak positif bagi investasi properti. “Amnesti pajak berpengaruh pada penjualan properti 2016, karena orang berbondong-bondong ingin berinvestasi pada di sektor properti,” ungkapnya.

Pada 2017 nanti, ditargetkan penjualan properti bisa naik hingga 30 persen dibanding 2016.
Tentang target yang ada di 2017, Panangian juga angkat bicara. Dia berharap, semester I-2017 akan menjadi periode pada peningkatan kredit pemilikan rumah (KPR). Dikarenakan, saat ini masih di bawah 8 persen. “Properti dikatakan sehat dan bagus kalau KPR bisa tembus dua digit, di atas 12 persen dan itu terjadi semester I tahun depan karena pergerakannya mulai ada ke sana,” ujarnya.


Sumber Gambar : Google

 

Baca Juga :

MBR Dimudahkan Membeli Rumah, Dengan Adanya Pengembang Sebagai Penjamin.

Mau Investasi Kios? Cek Dulu Kelebihan Dan Kekurangan Berinvestasi Kios Berikut.

Di Tahun 2017 Ini Pengembang Harus Ubah Strategi Penjualan Ini, Alasannya